Showing posts with label Learn. Show all posts
Showing posts with label Learn. Show all posts

ngoding bikin bete ? ini ada beberapa tips untuk mengatasinya

by 08:09
Membuat suatu program atau yang biasa kita sebut dengan “ngoding” ,  terkadang membuat kita cepat merasa bosan, frustasi, dan tidak bersemangat lagi. Apalagi jika program yang kita buat masih terdapat banyak bug sehingga tidak dapat berjalan dengan lancar. Jadi tambah puyeng deh jadinya.  Nah biar hal  itu tidak terjadi, inilah beberapa tips yang mungkin bermanfaat bagi kalian.

1.Jadikan Ngoding Sebagai Hobimu




 Jika kalian sudah menganggap ngoding sebagai hobi, kalian akan semakin bersemangat saat melakukannya. Tak akan ada lagi rasa bosan apalagi frustasi. Yang ada kita akan merasa ngoding itu adalah kebutuhan yang harus terpenuhi. Kalo ga ngoding sedetik aja, rasanya udah kaya mau mati

2.Ngoding Rame-Rame


Melakukan sesuatu bersama sama,  memang suatu hal yang menyenangkan. Kita bisa saling bertanya apabila mengalami kesulitan. Apalagi jika kita melakukannya bersama orang yang kita cintai atau pacar kita. Eits tunggu dulu, buat sedoters yang jomblo jangan sedih dulu. Kalian bisa mengajak sahabat atau teman kalian untuk ngoding bersama.

3. Ngoding lah di Tempat yang Nyaman


 Buatlah situasi senyaman mungkin.  Jangan ngoding di tempat yang kurang nyaman. Bayangin aja kalian ngoding di kamar kalian yang berantakan, kurang pencahayaan dan fentilasi udah gitu panas lagi. Yang ada otak kalian pada overheat. Jika kamar kalian ngga nyaman, pergilah ke wifi corner, kafe, taman, atau lainnya yang menurut kalian itu nyaman. Karena “semua berawal dari rasa nyaman” .

dan ini adalah beberapa tips dari agan sekalian kalo masih bete buka hp lalu main mobile legends with aing XD

sumber: https://sedotkode.com/article/read/3-tips-menghilangkan-rasa-frustasi-saat-ngoding


Pengertian IP Address dan Kelas-Kelasnya

by 14:29



    

IP Address
A. Pengertian IP Address
      IP address adalah alamat identifikasi komputer/host yang berada didalam jaringan. Dengan adanya IP address maka data yang dikirimkan oleh host/komputer pengirim dapat dikirimkan lewat protokol TCP/IP hingga sampai ke host/komputer yang dituju.
       Setiap komputer/host memiliki IP address yang unik sehingga dua komputer/host yang berbeda tidak boleh memiliki IP address yang sama dalam satu jaringan.
B. Format IP address
       IP address dinyatakan dalam struktur bilangan biner yang terdiri atas 32 bit dengan bentuk sebagai berikut.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Misalnya
11000000000010100001111000000010
       Agar kita mudah membaca IP address, maka 32 bit bilangan itu dibagi ke dalam 4 segmen yang masing-masing berisi 8 bit. Kedelapan bit itu bisa disebut oktat.
       Selanjutnya, setiap oktat diterjemahkan ke dalam bilangan decimal. Misalnya:
11000000     =     192
00001010     =     10
00011110     =     30
00000010     =     2
       Adapun nilai terbesar dari 8 bit adalah 11111111 atau sama dengan 225. Dengan demikian, jumlah IP address seluruhnya adalah 225 x 225 x 225 x 225.
       Struktur IP address terdiri atas dua bagian yaitu bagian networkID dan hostID. NetworkID menunjukkan ID alamat jaringan tempat host-host berada, sedangkan hostID adalah bagian yang menunjukkan host itu berada. Sederhananya, networkID seperti nama jalan sedangkan hostID adalah nomor rumah dijalan tersebut.
       Guna memudahkan dalam pembagiannya maka IP address dibagi-bagi ke dalam kelas-kelas yang berbeda, yaitu sebagai berikut.
1) Kelas A
IP address kelas A terdiri atas 8 bit untuk network ID dan sisanya 24 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host sangat besar. Pada bit pertama diberikan angka 0 sampai dengan 127.
Karakteristik IP Kelas A
Format : 0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH
Bit pertama : 0
NetworkID : 8 bit
HostID : 24 bit
Oktat pertama : 0 - 127
Jumlah network : 126 (untuk 0 dan 127 dicadangkan)
Rentang IP : 1.x.x.x - 126.x.x.x
Jumlah IP address : 16.777.214
Contoh
IP address 120.31.45.18 maka :
·           NetworkID = 120
·           HostID = 31.45.18
Jadi, IP diatas mempunyai host dengan nomor 31.45.18 pada jaringan 120
2) Kelas B
IP address kelas B terdiri atas 16 bit untuk network ID dan sisanya 16 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas B digunakan untuk jaringan dengan jumlah host tidak terlalu besar. Pada 2 bit pertama, diberikan angka 10.
Karakteristik IP Kelas B
Format : 10NNNNNN. NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH
Bit pertama : 10
NetworkID : 16 bit
HostID : 16 bit
Oktat pertama : 128 - 191
Jumlah network : 16.384
Rentang IP : 128.1.x.x - 191.255.x.x
Jumlah IP address : 65.534
Contoh
IP address 150.70.60.56 maka :
·           NetworkID = 150.70
·           HostID = 60.56
Jadi, IP diatas mempunyai host dengan nomor 60.56 pada jaringan 150.70
3) Kelas C
IP address kelas C terdiri atas 24 bit untuk network ID dan sisanya 8 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas C digunakan untuk jaringan berukuran kecil. Kelas C biasanya digunakan untuk jaringan Local Area Network atau LAN. Pada 3 bit pertama, diberikan angka 110.
Karakteristik IP Kelas C
Format : 110NNNNN.NNNNNNNN. NNNNNNNN.HHHHHHHH
Bit pertama : 110
NetworkID : 24 bit
HostID : 8 bit
Oktat pertama : 192 - 223
Jumlah network : 2.097.152
Rentang IP : 192.0.0.x - 223.255.225.x
Jumlah IP address : 254
Contoh
IP address 192.168.1.1 maka :
·           NetworkID = 192.168.1
·           HostID = 1
Jadi, IP diatas mempunyai host dengan nomor 1 pada jaringan 192.168.1
       Kelas IP address lainnya adalah D dan E, namun kelas IP D dan E tersebut tidak digunakan untuk alokasi IP secara normal tetapi digunakan untuk IP multicasting dan untuk eksperimental.
Tabel : Jumlah networkID dan hostID
Kelas
Antara
Jumlah jaringan
Jumlah Host Jaringan
A
1 s.d. 126
126
16.777.214
B
128 s.d. 191
16.384
65.534
C
192 s.d. 223
2.097.152
254
Tabel : Rentang IP address untuk setiap kelas
Kelas
Alamat Awal
Alamat Akhir
A
XXX.0.0.1
XXX.255.255.255
B
XXX.XXX.0.1
XXX.XXX.255.255
C
XXX.XXX.XXX.1
XXX.XXX.XXX.255
   Subnet Mask
       Nilai subnet mask berfungsi untuk memisahkan network ID dengan host ID. Subnet mask diperlukan oleh TCP/IP untuk menentukan, apakah jaringan yang dimaksud adalah jaringan lokal atau nonlokal. Untuk jaringan Nonlokal berarti TCP/IP harus mengirimkan paket data melalui sebuah Router. Dengan demikian, diperlukan  address mask untuk menyaring IP address dan paket data yang keluar masuk jaringan tersebut.
       Network ID dan host ID didalam IP address dibedakan oleh penggunaan subnet mask. Masing-masing subnet mask menggunakan pola nomor 32-bit yang merupakan bit groups dari semua satu (1) yang menunjukkan network ID dan semua nol (0) menunjukkan host ID dari porsi IP address.
       Sebagai contoh, alamat kelas B: 170.203.93.5 bilangan binernya adalah:
       10101010 11001011 01011101 00000101
       Subnet mask default untuk alamat kelas B adalah:
       11111111 11111111 00000000 00000000
       Bisa juga ditulis dalam notasi desimal:
       255.255.0.0
Tabel : Subnet mask untuk internet address classes
Kelas
Bit Subnet
Subnet mask
A
11111111 00000000 00000000 00000000
225.0.0.0
B
11111111 11111111 00000000 00000000
225.225.0.0
C
11111111 11111111 11111111 00000000
225.225.225.0

Tutorial Cisco Packet Tracer: Konfigurasi Dynamic Routing

by 14:09



Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang bagaimana mengkonfigurasi Dynamic Routing pada Cisco Packet Tracer, di mana postingan sebelumnya telah dibahas tentang konfigurasi Static Routing. Oke langsung saja.
1. Buka Cisco Packet Tracer.
2. Masukkan 2 buah Router. Pilih Routers pada device bar yang ada di pojok kiri bawah, lalu pilih Router-PT.
3. Masukkan 2 buah PC. Pilih End Devices pada device bar yang ada di pojok kiri bawah, lalu pilih PC-PT.
4. Hubungkan PC dengan Router menggunakan kabel cross-overUntuk PC0 dihubungkan dengan Router0 melalui Port FastEthernet0/0 pada Router0, sedangkan untuk PC1 dihubungkan dengan Router1 melalui Port FastEthernet0/0 pada Router1.
5. Konfigurasi IP pada kedua PC. Untuk PC0 klik PC0, pindah ke tab Dekstop, klik IP Configuration, isikan IP Address 192.168.1.2Subnet Mask 255.255.255.0Default Gateway 192.168.1.1, lalu close. Sedangkan untuk PC1 lakukan hal yang sama pada PC0, namun isikan IP Address 172.16.10.2Subnet Mask 255.255.0.0, dan Default Gateway 172.16.10.1.
6. Konfigurasi FastEthernet0/0 pada kedua Router.
Untuk Router0 klik Router0, pindah ke tab CLI, lalu masukkan command berikut:

  • Router>enable 
  • Router#configure terminal 
  • Router(config)#interface fastethernet0/0
  • Router(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
  • Router(config-if)#no shutdown
  • Router(config-if)#exit

Setelah itu close jendela Router0.
Keterangan: FastEthernet0/0 pada Router0 menggunakan IP address 192.168.1.1 dan Subnet mask 255.255.255.0
Untuk Router1 klik Router1, pindah ke tab CLI, lalu masukkan command berikut:

  • Router>enable
  • Router#configure terminal
  • Router(config)#interface fastethernet0/0
  • Router(config-if)#ip address 172.16.10.1 255.255.0.0
  • Router(config-if)#no shutdown
  • Router(config-if)#exit
  • Setelah itu close jendela Router1.

Keterangan: FastEthernet0/0 pada Router1 menggunakan IP address 172.16.10.1 dan Subnet mask 255.255.0.0

7. Ping dari PC ke masing-masing Router. Klik pada PC, pindah ke tab Dekstop, klik Command Prompt, lalu ketikkan "ping 192.168.1.1" (pada PC0), dan "ping 172.16.10.1" (pada PC1).
Pastikan ping berhasil, jika gagal periksa kembali konfigurasi IP pada PC maupun Router.
8. Hubungkan Router0 dengan Router1 menggunakan kabel Serial DCE melalui Port Serial2/0.
9. Konfigurasi Serial2/0 pada kedua Router.
Untuk Router0 klik Router0, pindah ke tab CLI, lalu masukkan command berikut:

  • Router(config)#interface serial2/0
  • Router(config-if)#ip address 10.10.10.1 255.255.255.252
  • Router(config-if)#clock rate 64000
  • Router(config-if)#no shutdown
  • Router(config-if)#exit

Setelah itu close jendela Router0.
Keterangan: Serial2/0 pada Router0 menggunakan IP address 10.10.10.1, Subnet mask 255.255.255.252, dan Clock rate 64000.
Untuk Router1 klik Router1, pindah ke tab CLI, lalu masukkan command berikut:

  • Router(config)#interface serial2/0
  • Router(config-if)#ip address 10.10.10.2 255.255.255.252
  • Router(config-if)#no shutdown
  • Router(config-if)#exit

Setelah itu close jendela Router1.
Keterangan: Serial2/0 pada Router1 menggunakan IP address 10.10.10.2, dan Subnet mask 255.255.255.252

10. Ping dari Router0 ke Router1
Pastikan ping berhasil, jika gagal periksa kembali konfigurasi IP Port Serial2/0 pada kedua Router.
11. Konfigurasi Dynamic Routing pada kedua Router.
Untuk Router0 masukkan command berikut:
  • Router(config)#router rip
  • Router(config-router)#network 192.168.1.0
  • Router(config-router)#network 10.10.10.0
  • Router(config-router)#end
Keterangan: 
  • 192.168.1.0 merupakan alamat IP untuk network PC0 dan Router0
  • 10.10.10.0 merupakan alamat IP untuk network Router0 dan Router1

Untuk Router1 masukkan command berikut:
  • Router(config)#router rip
  • Router(config-router)#network 172.16.0.0
  • Router(config-router)#network 10.10.10.0
  • Router(config-router)#end
Keterangan: 
  • 172.16.0.0 merupakan alamat IP untuk network PC1 dan Router1
  • 10.10.10.0 merupakan alamat IP untuk network Router0 dan Router1

12. Ping dari PC0 ke PC1 dan sebaliknya.
Pastikan ping berhasil, jika gagal periksa kembali konfigurasi Static Routing pada kedua Router.

ERROR 1044 (42000): Access denied for user ''@'localhost' to database

by 04:29


 mengatasi error mysql di linux, bagi pengguna ubuntu, mungkin tidak akan muncul masalah ini, soalnya kita sendirilah yang menginstall mysql nya, lain ceritanya dengan pengguna dracos, soalnya mysql sudah include kedalam
installernya, jadi bisa dikatakan sudah lengkap lah, tinggal kita pake aja.

namun disinilah masalahnya, ketika saya hendak membuat database baru, muncul error seperti ini


ERROR 1044 (42000): Access denied for user ''@'localhost' to database 'belajar'
setelah mutar mutar di om google, akhirnya saya mendapatkan jawabannya,
untuk mengatasi masalah tersebut


masukkan perintah di bawah

mysql -u root -p
kemudian masukkan  password  langsung tekan ENTER
                                            

Powered by Blogger.